“Mengimbau semuanya supaya betul betul tertib. Agama mengajarkan keteriban mengajarkan akhlak yang baik kemudian utamanya juga kita kalau kerumun-kerumun akan berbahaya untuk penularan Covid,” tegasnya.
Baca Juga: Selama Tak Bisa Terapkan Protokol Kesehatan, Safari Dakwah Mestinya Ditunda
Sebelumnya dalam Raker, Menag menjelaskan soal pernikahan anak HRS. Menurutnya, ia mengeluarkan rilis media sebanyak 2 kali mengenai hal ini. Karena sudah ada membuat keterangan terkait aspek kesehatan Covid-19, maka Kemnag mengeluarkan keterangan dari aspek agama.
“Masalah akhlak kemudian masalah kebhinnekaan saya sampaikan. Kalau enggak salah ada 3-4 poin kami masukkan. Cukup keras. Malah ada teman yang mengingatkan, pak Menag jangan keras-keras banget. Saya kira enggak keras. Tapi memang perlu kita ingatkan dari banyak aspek,” tandasnya.
(Arief Setyadi )