Menurut Anies, pengadaan 22 juta masker kain untuk seluruh warga DKI di masa awal pandemi Covid-19 juga dimungkinkan melalui e-Order. Jakarta, kata dia, terus mendorong kolaborasi warga dalam pengadaan barang dan jasa. Jika selama ini pemerintah melaksanakan sendiri program-programnya dan warga menunggu dilayani (City 1.0), sekarang Jakarta bisa mengajak warga menjadi mitra pemerintah, bersama-sama menyelesaikan masalah kota. Ini yang disebutnya sebagai City 4.0 atau kota kolaborasi.
“Dengan kolaborasi tentu saja akan membuat apa yang Pemprov DKI kerjakan makin akuntabel dan transparan. DKI Jakarta akan terus menjadi barometer dalam pelayanan sistem teknologi terkini, membangun sistem aplikasi kota cerdas (smart city), memberikan pelayanan yang efektif, cepat dan mudah,” ujarnya.
Baca Juga : Pemprov DKI Tak Akan Selenggarakan Acara Tahun Baru 2021
Anies menyampaikan terima kasih atas kolaborasi LKPP RI selama ini. Pemprov DKI berharap bisa terus mengembangkan dan mendorong lebih luas keterlibatan warga. Dengan pendekatan pembangunan, diharapkan tujuan bersama yaitu keadilan sosial dapat tercapai.
Baca Juga : Pemprov DKI Gelar Bazar Online untuk UMKM
(Erha Aprili Ramadhoni)