RPH menuturkan, awalnya dirinya tengah mencari pekerjaan mengajak istri dan anaknya di Gadang, Kota Malang. Namun karena temannya yang berjualan bakso tutup, akhirnya pulang dengan melintasi jalan - jalan alternatif hingga menuju Masjid Darul Khoirot, Pagelaran.
"Dari sana kepikiran, tapi niat awal memang nyari kerjaan, tapi karena pekerjaannya nggak dapat ya akhirnya pulang lewat jalan - jalan kampung sampai ke Pagelaran itu. Sampai sana kepikiran mencuri kotak amal," paparnya.
Namun sang istri dan anaknya awalnya sempat menolak diajak mencuri kotak amal masjid. Namun RPH mengaku mengancam istri dan anaknya untuk turut melakukan pencurian kotak amal tersebut.
"Awalnya istri dan anak itu ikut saya mencari pekerjaan. Tapi kepikiran mencuri saya ya akhirnya saya ajak, mereka sempat menolak, tapi saya ancam mereka," tuturnya.
Usai berhasil membobol kotak amal, RPH kemudian pulang ke rumahnya di Blitar. Hari berikutnya ia kembali bersama anak dan istrinya menuju masjid yang ada di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Di sana ia berniat mencuri mukena, sarung, dan sajadah dari Masjid Miftahul Jannah.