Gunung Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejauh 1 Km, Warga Diimbau Waspada

INews.id, Jurnalis
Minggu 29 November 2020 23:24 WIB
Foto: Illustrasi Okezone.com
Share :

Kejadian luncuran lava pijar dan awan panas dari kawah Jonggring Saloko, juga pernah terjadi pada bulan April 2020. Saat ini, masyarakat juga diimbau lebih waspada terhadap bahaya sekunder dari Gunung Semeru, utamanya saat terjadi hujan di kawasan puncak.

Saat di kawasan puncak terjadi hujan lebat, dikawatirkan bisa memicu luncuran material vulkanik yang saat ini menumpuk di puncak. Sewaktu-waktu material vulkanik tersebut bisa meluncur ke bawah, melalui aliran-aliran sungai yang berhulu di kawasan Gunung Semeru.

Liswanto menyebutkan, sejak tahun 2010, di kawah Jonggring Seloko, yang merupakan kawah termuda Gunung Semeru, terus mengalami fase pembentukan kubah lava. Kubah lava terus tumbuh, dan kondisinya labil, sehingga ketika terjadi dorongan energi dari dalam kawah gunung, atau terkena gerusan air hujan dengan intensitas tinggi, bisa runtuh dan meluncur ke bawah menjadi lahar hujan.

Selain lahar hujan, bahaya bencana skunder yang perlu diwaspadai dari Gunung Semeru, yakni semburan material vulkanik yang dipicu oleh dorongan energi dari dalam kawah. Material vulkanik ini, menurutnya bisa mengganggu jalur penerbangan pesawat dari Bandara Abdulrachman Saleh Malang. Sebab, sebaran material vulkaniknya berada di kawasan jalur penerbangan.

“Ini yang selalu kami pantau dan waspadai, demi keselamatan penerbangan,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya