Sikap Kemensos tersebut menuai beragam apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) maupun lembaga swadaya masyarakat. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily tak sungkan memuji kinerja Kemensos tersebut.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama, antara Kemensos dan Wakil Rakyat di DPR RI kepada pengungsi erupsi Merapi. Kami melihat penanganan pengungsi di sini sudah bagus, sehingga kami memberikan bantuan alas tidur dan selimut agar pengungsi lebih nyaman," kata Ace Hasan.
Menurut politisi partai Golkar tersebut, diharapkan bantuan ini dapat meringankan pengungsi, yang mayoritas masyarakat kelompok rentan dan membuka akses terhadap fasilitas kesehatan dan air bersih.
Hal senada juga sampaikan lembaga swadaya masyarakat (LSM), Jaringan Islam Kebangsaan (JIK). Jaringan dai dan mubaligh muda yang fokus pada isu-isu kebangsaan ini mengapresiasi langkah cepat Kemensos dalam hal pemberian bantuan tersebut.
"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Kemensos yang memiliki sense of crisis_ yang tinggi sehingga dapat menekan angka korban dari musibah erupsi gunung merapi saat ini. Meski penanganan bencana masih di skala kabupaten, Kemensos hadir dalam posisi memberikan support kepada pemerintah daerah," kata Koordinator Nasional JIK, Irfaan Sanoesi, kepada media, melalui keterangan tertulis, Selasa (1/12/2020).
Menurut JIK, bantuan Kemensos merupakan support besar bagi pemda setempat dalam penanganan masyarakat terdampak erupsi. Sehingga Pemda bisa terus berkoordinasi dan komunikasi bahu membahu memprioritaskan kelompok masyarakat rentan di antara korban terdampak erupsi.
“Sebagian besar masyarakat yang terdampak adalah kelompok rentan dan juga anak-anak. Semoga—baik Kemensos maupun pemda—bisa bahu membahu menangani mereka secara manusiawi,” pungkas Irfaan.
(Khafid Mardiyansyah)