BEIJING – China menjadi negara kedua yang menancapkan benderanya di bulan, sekira 50 tahun setelah Amerika Serikat (AS) pertama kali melakukannya.
Foto-foto dari Administrasi Luar Angkasa Nasional China menunjukkan Bendera Merah berbintang lima tertancap di permukaan bulan yang tidak berangin. Foto-foto itu diambil oleh kamera di pesawat luar angkasa Chang'e-5 sebelum meninggalkan Bulan dengan sampel batuan pada Kamis (3/12/2020).
BACA JUGA: Misi Paling Ambisius China, Kirim Pesawat Ruang Angkasa untuk Ambil Batu di Bulan
Dua misi bulan China sebelumnya memiliki bendera di lapisan pesawat, sehingga tidak ada bendera yang bisa ditancapkan ke bulan.
Media pemerintah China, Global Times mengatakan bahwa bendera itu mengingatkan pada inspirasi dan kegembiraan yang dirasakan dari misi Apollo AS.
AS adalah negara pertama yang menancapkan benderanya di bulan selama misi Apollo 11 pada 1969. Lima bendera AS ditancapkan selama misi ke bulan berikutnya hingga 1972.
BACA JUGA: China Umumkan Pesawat Luar Angkasa Chang'e 5 Memasuki Orbit Bulan
Pada 2012 NASA mengutip gambar satelit yang menunjukkan bahwa lima dari bendera tersebut masih berdiri permukaan bulan. Namun, para ahli mengatakan bahwa kemungkinan besar bendera-bendera itu telah berubah jadi putih karena paparan cahaya matahari.
Bendera China berbahan kain itu dikibarkan wahana pendaratan Chang'e-5 sebelum kendaraan yang menurunkannya lepas landas dengan menggunakan wahana itu sebagai landasan peluncuran. Bendera itu memiliki lebar 2m dan tinggi 90cm dan memiliki berat sekira satu kilogram.