BOYOLALI - Aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Jawa Tengah terus alami peningkatan. Selain itu guguran dengan suara gemuruh juga sering terdengar. Namun, demikian status Gunung Merapi hingga kini masih berada di level tiga siaga.
Dari data kegempaan BPPTKG Yogyakarta, hingga Minggu terjadi guguran sebanyak 15 kali, hembusan 8 kali, fase banyak 67 kali dan vulkanik dangkal 6 kali. Sedangkan guguran yang disertai suara gemuruh terjadi sebanyak tiga kali.
(Baca juga: Mobil Ringsek Tergencet Truk, Wakil Ketua DPD Mahyudin dan Istri Selamat)
Kepala pos pengamatan Gunung Merapi Jrakah Selo, Ahmad Sopari mengatakan,suara gemuruh disertai guguran terjadi sejak tadi malam. “Tadi malam terjadi guguran dengan disertai suara gemuruh terdengar dari pos Jrakah dengan jelas, kejadian tersebut terjadi sekitar jam 21.29 WIB,” kata Sopari, Minggu (6/12/2020).
Secara visual, lanjut dia, Gunung Merapi pada Minggu pagi terlihat tertutup kabut tebal. Sementara, status Gunung Merapi sejak tanggal 5 November yang lalu naik menjadi siaga, dengan radius aman maksimal lima kilometer dari puncak.
(Donatus Nador)