Liviana Setianur Maranti, Ingin Memajukan Perekonomian Indonesia Melalui Industri Pariwisata dan Penyelenggaraan Acara

Karina Asta Widara , Jurnalis
Sabtu 12 Desember 2020 10:50 WIB
Foto : Dok Pribadi
Share :

Menurutnya, pekerjaan selama magang sesuai dengan yang diajarkan di kampus. Di kampus dirinya belajar mengenai perencanaan dan pelaksanaan event. Saat magang, semua ilmu yang didapatkan di kampus dapat diimplementasikan secara nyata. Hal yang dirasakan paling berbeda ketika magang adalah dalam hal perencanaan dan pembuatan event tidak jauh berbeda.

“Di kampus tidak hanya diajarkan secara teori saja, namun juga dilatih untuk bisa merencanakan dan mengeksekusi langsung konsep acara yang sudah dipersiapkan. Pada semester 6, kami (mahasiswa PNJ prodi MICE angkatan 2016) berhasil menyelenggarakan konferensi nasional bernama INAMICE 2019 dan juga Ethnic On The Go : A Culture-Clash Fashion Exhibition 2019, sehingga pengalaman ini menjadi salah dasar bagi kami dalam terjun ke dunia industri yang sesungguhnya. Selain itu, kampus kami juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam event-event nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Dengan adanya pengalaman magang ini, Liviana berkesempatan untuk merasakan langsung bagaimana sistem bekerja di perusahaan, khususnya perusahaan yang fokus pada industri travel dan event. Ia juga mendapatkan relasi yang lebih luas jangkauannya mulai dari sektor pemerintah, media, pelaku bisnis, asosiasi, serta komunitas.

Selama magang Liviana merasakan tempo kerja yang ekstra cepat dan intensif. Di kampus, dosen juga sudah seringkali memberikan arahan bahwa nantinya ketika terjun di industri event, yang sesungguhnya dihadapi adalah pekerjaan yang menuntut kita untuk kerja dengan tempo yang begitu cepat, waktu yang tidak menentu, dan tuntutan untuk memberikan performa yang total. “Awalnya, saya perlu waktu untuk beradaptasi. Namun, pada akhirnya semua bisa tetap dijalani,” ujarnya.

Liviana menceritakan pengalaman unik yang tidak terlupakan selama magang. Ketika mempersiapkan event Rembuk Nasional Pariwisata Indonesia, 3,5 jam sebelum acara berlangsung, 3 speaker untuk sesi 2 dan sesi 3 konfirmasi bahwa tidak bisa hadir di acara tersebut karena adanya pertemuan dengan Presiden. Di saat itu juga Liviana beserta tim memutar otak dan membuat plan lain untuk mengatasi kendala tersebut. Namun, saat sesi 1 berlangsung, PIC (person in charge) dari 3 speaker tersebut menghubungi kembali dan mengkonfirmasi bahwa akan hadir di acara.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya