Kejar KLA, Perbanyak APSAI di Tiap Kabupaten/Kota

Aan haryono, Jurnalis
Rabu 16 Desember 2020 16:27 WIB
Tulungagung, kota layak anak. (Foto: Aan Haryono)
Share :

Leny menambahkan, komitmen nyata itu pun terlihat ketika ada 271 desa di Tulungagung menjadi kawasan layak anak. Semua ini menjadi menarik dan kuat ketika dimuai dari kawasan yang paling dasar. “Ini tentu saja menarik, karena di desa-desa sudah dimulai dari hal yang paling dasar,” imbuhnya.

Selebihnya, katanya, Kabupaten Tulungagung tinggal melengkapi kebijakan yang belum terealisasi dengan sempurna dari klaster yang perlu dipertajam. Salah satunya optimalisasi akte kelahiran. “Tulungagung sudah 95% lebih untuk akte kelahiran, tinggal disempurnakan lagi menjacapai 100%, jadi tinggal 5% saja yang digenjot,” katanya.

Keberadaan APSAI, lanjutnya, bisa memberikan manfaat besar bagi anak, termasuk di Tulungagung. Pasalnya, dunia usaha akan berinteraksi dengan anak-anak serta membawa dampak bagi mereka. Kalau diteliti, anak-anak menjadi stake holder perusahaan.

“Mereka bisa menjadi konsumen, anggota keluarga dari karyawan itu juga punya anak-anak. Selanjutnya, anak-anak ini 10-30 tahun ke depan akan menjadi pekerja muda masa depan yang nantinya juga bisa memimpin perusahaan itu. Serta anak adalah bagian warga dari masyarakat, di mana perusahaan melakukan bisnisnya,” jelasnya.

 Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo, M.M mengatakan, berbagai masukan dan upaya dilakukan untuk penyempurnaan di masa-masa mendatang. Saat ini jumlah anak di Tulungagung berusia di bawah 18 tahun mencapai 26% dari total penduduk. Dengan proporsi anak yang besar, maka program urgensi anak sangat potensial untuk terus dilakukan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya