Kasus Melonjak, Kota Jerman Simpan Mayat Korban Covid-19 dalam Kontainer

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 21 Desember 2020 11:09 WIB
Kontainer berpendingin di luar sebuah krematorium di Hanau, Jerman. (Foto: Sky News)
Share :

BERLIN - Mayat korban Covid-19 di sebuah Kota di Jerman terpaksa disimpan di dalam kontainer berpendingin karena pandemi dan jumlah kematian yang meningkat di negara itu.

Berdasarkan Institut Robert Koch Jerman, badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk pengendalian dan pencegahan penyakit, melaporkan penambahan 22.771 kasus virus corona dalam laporan terbaru, (20/12/2020), menjadikan total kasus 1.494.009.

BACA JUGA: Menolak Diimunisasi, Presiden Brasil Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Sebabkan Wanita Berjanggut

Jumlah kematian telah mencapai 26.049 setelah bertambah 409 dari hari sebelumnya, angka yang tinggi, bahkan setelah Jerman menerapkan penguncian.

Di Hanau, dekat Frankfurt, jenazah orang yang meninggal karena virus disimpan sementara di kontainer, yang sebelumnya dipersiapkan, sebagai antisipasi pada awal pandemi. Dua korban ditempatkan di kontainer berpendingin di sebuah pemakaman, dan ada ruangan untuk total 25 orang, dengan kamar mayat rumah sakit setempat sudah penuh.

"Jika seseorang meninggal dunia dan tidak ada tempat di klinik, maka mereka datang ke sini dan ditempatkan sebentar, sampai almarhum dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya, misalnya di sini di kuburan," kata Alexandra Kinski, kepala pemakaman dan krematorium di Hanau sebagaimana dilansir Sky News.

BACA JUGA: Mayat-Mayat yang Diletakkan di Jalanan Picu Kemarahan Warga Kota di Ekuador

Jerman memberlakukan penguncian (lockdown) pada Rabu (16/12/2020) setelah kasus Covid-19 kembali meningkat. Rekor kematian akibat Covid-19 pada Selasa (15/12/2020) dengan 910 kematian baru, menurut penghitungan Universitas John Hopkins.

Sekolah dan toko non-esensial akan ditutup menjelang Natal, sementara pertemuan pribadi selama periode perayaan akan dibatasi untuk lima orang dari dua rumah tangga. Sektor perhotelan juga akan tetap ditutup, dengan langkah-langkah akan tetap berlaku hingga setidaknya 10 Januari.

Sementara itu, pemerintah Kota Berlin telah mengumumkan akan mulai meluncurkan vaksin Pfizer / BioNTech kepada warga lanjut usia di panti jompo mulai 27 Desember.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya