Wartawan di Bogor yang Diduga Tewas Bunuh Diri Dikenal Tertutup

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Senin 28 Desember 2020 14:58 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

BOGOR - Seorang pria berinisial DA yang diduga tewas bunuh diri di rumahnya di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat dikenal oleh warga sekitar sebagai pribadi yang tertutup.

Ketua RT setempat, Wahyudi mengaku belum pernah berkomunikasi atau bertemu dengan DA selama dua bulan tinggal bersama sang istri. Korban juga belum menyerahkan identitas diri yang sesuai kepadanya.

"Saya belum pernah ketemu, gak sosialisasi. Korban kan belum ngasih KTP ke RT yang lama jadi saya sempat ke sana minta dikasih foto copy tapi fotonya gak ada kata istrinya copot. Sampai ada kejadian ini belum ngasih-ngasih ke saya," kata Wahyudi, kepada Okezone ditemui rumahnya, Senin (28/12/2020).

Baca Juga:  Wartawan di Bogor Tewas Bersimbah Darah, Ini Dugaan Penyebabnya

Terkait peristiwa dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh korban, dirinya pun tidak mengetahui pasti. Kala itu, Wahyudin hanya mendapat laporan dari warga bahwa DA sudah ditemukan oleh sang istri dalam kondisi bersimbah darah di dapur kontrakannya.

"Istrinya enggak langsung lapor ke saya, saya dikasih tahu sama tetangganya. Gak berani masuk, takut juga soalnya kata istrinya si korban ini sempat kayak orang kesurupan bawa-bawa pisau. Saya lapor ke RW, baru tuh masuk foto sekali terus lapor polisi," ungkapnya.

Terpisah, Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar mengatakan diduga korban nekat bunuh diri dengan cara menusukan pisau ke perutnya berkali-kali. Karena kehabisan darah, korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Dugaan sementara korban depresi sehingga bunuh diri. Ada barang bukti yang diamakan sebilah pisau hitam dengan gagang warna biru," ucap Rachmat.

Baca Juga:  Tak Ikut Ujian Online, Siswa Ini Bunuh Diri Tembak Kepala Gegara Dimarahi Orangtua 

Kemudian, hasil olah tempat kejadian perkara petugas mendapati foto copy KTP milik korban dengan status pekerjaan wartawan. Namun, dirinya belum mengetahui nama perusahaan media tempat korban bekerja karena tidak ditemukan ID card.

"Belum tahu (wartawan mana), karena anggota hanya menemukan foto copy KTP-nya saja. Di situ tertulis pekerjaan wartawan belum ditemukan yang lain (ID card). Sementara itu dulu ya," tutup Rachmat.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya