Ini membuat lebih banyak orang mendaftar ke aplikasi dan situs web dengan sekitar 20.000 orang bergabung setiap hari.
(Baca juga: Tragis, Sang Tunangan Jatuh dari Atas Tebing Setinggi 198 Meter Usai Lamaran)
Pakar hubungan seksual yang bekerja dengan Ashley Madison dalam penelitian tersebut, psikolog Lucy Beresford, mengatakan kami mendapat banyak umpan balik dari anggota yang tertarik pada vaksin sehingga mereka dapat bertemu lagi dengan aman, alih-alih mengandalkan urusan seks virtual.
“Orang-orang jelas merindukan kontak fisik yang dekat dari kekasih mereka setelah sekian lama tanpa melihat mereka,” terangnya, dikutip The Daily Star.
Anggota Ashley Madison, Hayley, 38, dari Yorkshire, mengatakan dirinya tidak sabar memiliki kesempatan untuk mendapatkan vaksin.