AHY Sebut Menteri Jokowi Ingin Rebut Demokrat, Pengamat: Strategi Lemahkan Lawan Politik

Abdul Rochim, Jurnalis
Senin 01 Februari 2021 17:28 WIB
Foto: Antara
Share :

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut, partainya sedang mengadapi ancaman pihak eksternal yang berada di lingkaran kekuasaan dengan berusaha mengambil alih kepemimpinan di internal partai besutan SBY tersebut.

(Baca juga: Menteri Jokowi Mau Rebut Demokrat, AHY: Kami Akan Tegas!)

Menanggapi hal ini, pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Jakarta A Khoirul Umam mengatakan, ini mengindikasikan adanya penggunaan strategi klasik yang mencoba melemahkan rival dengan memecah belah soliditas kekuatan lawan.

(Baca juga: TP3 Enam Laskar FPI: Aparat Negara Diduga Melanggar HAM Melalui Kebijakan Keji!)

”Jika benar apa yang dialami Partai Demokrat itu dilakukan oleh oknum di lingkaran kekuasaan, sejatinya hal itu hanyalah pengulangan strategi klasik untuk melemahkan rival,” ujar Umam, Senin (1/2/2021).

Dikatakan Direktur Eksekutif Romeo Strategic Research & Consulting (RSRC) ini, jika ditelaah lebih detail, mayoritas partai pro pemerintah tergolong solid dan tidak ada yang mengalami faksionalisme yang cukup serius. Sementara hampir semua kekuatan partai non-pemerintah saat ini mengalami faksionalisme internal.

PAN telah pecah, dan sempalannya sudah menjadi Partai Ummah. Sementara PKS juga sudah pecah menjadi Partai Gelora. Sementara Partai Demokrat tampaknya termasuk yang masih solid. “Kalau melihat tren kenaikan elektabilitas Demokrat yang terus menggeliat, bisa dipahami kalau ada the invisible hand yang berusaha mengacak-acak kekuatannya,” kata alumni University of Queensland, Australia tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya