Kudeta Militer Myanmar, Joe Biden Pastikan Akan Ambil "Langkah Tepat"

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 02 Februari 2021 03:23 WIB
Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)
Share :

PRESIDEN AS Joe Biden, Senin (1/2) mengatakan AS akan meninjau UU mengenai sanksi dan mengambil "langkah tepat" terhadap Myanmar. Itu disampaikan Biden setelah militer Myanmar mengambil alih kekuasaan di negara itu.

"Selama hampir satu dekade, rakyat Burma telah berusaha mengadakan pemilu, membentuk pemerintahan sipil, dan melakukan peralihan kekuasaan yang damai," kata Biden dalam pernyataan Senin (1/2). Dia menyebut bahwa Washington telah mencabut sanksi-sanksi terhadap Myanmar, yang juga dikenal sebagai Burma, ketika negara itu menjalani transisi menuju demokrasi.

"Kemunduran dari kemajuan itu akan memicu (kami) untuk meninjau UU mengenai sanksi, diikuti dengan langkah yang tepat," kata pernyataan itu. Biden mendesak negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.

AS adalah satu dari banyak pemerintah di seluruh dunia, serta PBB, yang menyatakan keprihatinan serius mengenai pengambilalihan kekuasaan oleh militer Myanmar. Mereka menyerukan agar para pemimpin politik yang ditahan, segera dibebaskan.

Baca Juga: Ditahan, Suu Kyi Serukan Publik Gelar Protes Tolak Kudeta Militer Myanmar

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya