”Itu akibat dari sikap menyepelekan setiap informasi intelijen. Dalam dunia intelijen, sekecil apapun informasi tidak boleh disepelekan, meskipun juga tidak boleh dipercaya begitu saja. Mereka harus waspada,” kata Umam.
Baca juga: Diisukan Kudeta Demokrat, Mahfud MD: Wah Mengagetkan, Terpikir Saja Tidak
Karena itu, kata Umam, sikap tegas dan responsif AHY bisa dipahami sebagai upaya untuk membentengi partainya dari cara-cara politik kotor yang mencoba membajak kepemimpinan organisasi melalui jalan pintas.
“Cara-cara semacam itu jelas tidak elok dan tak sesuai etika berdemokrasi. Otak pelakunya tak pantas menjadi pemimpin negeri,” tegas Umam.
(Qur'anul Hidayat)