Kudeta Militer di Myanmar, HNW Khawatirkan Nasib Muslim Rohingya

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 03 Februari 2021 07:18 WIB
Hidayat Nur Wahid (Foto : Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Militer Myanmar telah mengambil alih kekuasaan dan memberlakukan kondisi darurat, Senin 1 Februari 2021, setelah melakukan penahanan terhadap sejumlah pemimpin politik Myanmar, termasuk Aung San Suu Kyi, pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) pun mengkhawatirkan nasib ratusan ribu nasib muslim di Rohingya.

"Di era Aung San Suu Kyi nasib Muslim Rohingya tertindas. Tapi PBB khawatir dg kudeta Militer Myanmar nasib 600.000 an Muslim Rohingya makin buruk. Panglima Militer Myanmar pernah dituduh olh Dewan HAM PBB krn “genosida”,kejahatan perang&kemanusiaan di Rakhine dll. Ya Allah....," tulis HNW di akun twitternya @hnurwahid seperti dikutip Okezone, Rabu (3/2/2021).

Baca juga:  Pemimpin Kudeta Myanmar: Kami Perlu Mengarahkan Negara

Diketahui sebelumnya, rekaman video yang disiarkan televisi militer mengumumkan bahwa keadaan darurat akan berlaku selama satu tahun. Disebutkan pula, bahwa kekuasaan telah diserahkan kepada panglima tertinggi militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya