TANAH TORAJA - Sikap toleransi memang menjadi bagian dari agama Islam. Namun, toleransi yang dimaksud bukan mencampuri urusan agama masing-masing, tetapi saling menghargai sesuai dengan kebutuhan. Hal itu yang ditunjukkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanah Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel).
MAN Tanah Toraja menerima guru non muslim untuk mengajar mata pelajaran geografi. Guru CPNS (calon pegawai negeri sipil) tersebut bernama Eti Kurniawati.
Eti Kurniawati alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) ini, menerima SK pengangkatannya pada 26 Januari 2021 bersama beberapa rekannya, ia ditempatkan di MAN Tana Toraja.
Baca Juga: Warga Non-Muslim Sumbang Sapi ke Masjid Raya Al-Fatah Ambon
Ia tampak berbaur dan sangat diterima oleh rekan guru-guru di sekolah dimana ia ditempatkan. Pihak sekolah MAN Tanah Toraja menjelaskan, telah menerima SK Eti dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulawesi Selatan terkait penempatannya sebagai guru geografi.
"Kami tidak menolak hal tersebut, karena telah sesuai dengan peraturan Menteri Agama RI tentang pengangkatan guru madrasah khususnya bab vi Pasal 30, di mana guru mata pelajaran umum tidak jadi masalah mengajar di madrasah karena bukan membawahkan mata pelajaran agama," ujar Kepala Sekolah MAN Tanah Toraja Drs Sampe Barangi, Rabu (3/2/2021).
Baca Juga: Makna Toleransi dan Batasannya dalam Islam
Sementara Eti Kurniawati yang dikonfirmasi, langsung meresponnya bahagia dan tidak menolak tugas negara tersebut. Bahkan, langsung beradaptasi dengaan keadaan di madrasah dengan memakai baju berlengan panjang dan rok panjang.
"Sebagai orang asli Toraja, bagi masyarakat Toraja ini sudah menjadi hal biasa yang menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama. Saya menghormati saudara Muslim, mereka juga menghormati saya," pungkasnya.
(Sazili Mustofa)