BPPT Beberkan Penyebab Penurunan Muka Tanah di Jakarta

Antara, Jurnalis
Kamis 04 Februari 2021 06:24 WIB
Foto: Illustrasi Okezone.com
Share :

Joko mengatakan hasil analisis data InSAR yang direkam sejak 20 Maret–22 Oktober 2019 menunjukkan bahwa laju maksimum penurunan tanah mencapai enam cm per tahun.

Menurut Tim INDI 4.0 BPPT, kondisi penurunan muka tanah yang terjadi di Jakarta sangat berkaitan erat dengan genangan banjir dan tingkat kerusakan yang terjadi akibat adanya banjir.

Permasalahan tersebut harus diantisipasi, khususnya di wilayah DKI Jakarta dengan laju amblesan yang besar.

Joko menuturkan yang harus dilakukan adalah mengurangi eksploitasi air tanah di area-area tersebut. Tim merekomendasikan agar Pemerintah Jakarta mengeluarkan peraturan daerah pelarangan pengambilan air tanah, terutama di area-area yang kritis mengalami amblesan, dan sekaligus harus dapat menyediakan sumber air baku yang bersumber dari air permukaan sebagai penggantinya.

"Pemerintah Jakarta juga perlu melakukan pemantauan amblesan secara berkala dengan menggunakan teknologi yang tepat. Teknologi InSAR dapat digunakan untuk memantau kondisi tersebut," sambungnya.

Pengembangan INDI 4.0 di PTRRB BPPT digagas guna menjadi pusat pengkajian dan penerapan teknologi multi bencana yang akan fokus pada analisis data-data kebencanaan, dalam rangka memperkuat mitigasi bencana, baik bencana geologi maupun hidrometeorologi.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya