Dianiaya Anggota Pencak Silat PSHT, Kompol Aditia hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 04 Februari 2021 12:25 WIB
Kompol Aditia eks Kasat Reskrim Polres Wonogiri hanya bisa terbaring di tempat tidur setelah dianiaya pesilat.(Foto:Ist)
Share :

SEMARANG - Hampir dua tahun berlalu pasca dianiaya kelompok pencak silat, kondisi Kompol Aditia Mulya Ramadhani (36) hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Aditia adalah korban pengeroyokan kelompok perguruan pencak silat Persaudaraan Silat Hati Terate (PSHT). Ketika itu Mei 2019, Kompol Aditia menjabat sebagai Kepala Reskrim Polres Wonogiri hendak membubarkan bentrok perguruan pencak silat tersebut. Namun, bukannya massa bubar malah mengeroyoknya hingga cidera berat di kepala.

Dewi Setyawati (40) istrinya, Kamis 4 Februari 2021 menceritakan kondisi terakhir suaminya. “Belum begitu banyak perubahan karena kebetulan kerusakan parah berada di otaknya,” kata dia.

Baca Juga: Kasubdit Cyber Polda Papua Kritis Dikeroyok, Polisi Kejar Pelaku

Kondisi suaminya, sebut Dewi, juga saat ini masih belum bisa merespons kontak mata ataupun merespons sesuatu dengan baik. Pihaknya saat ini sedang mengupayakan sistem stem cell yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. “Karena laboratorium stem cell ada di sana,” lanjutnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya