JAKARTA - Wacana yang beredar di masyarakat dan media bahwa Jakarta akan menerapkan kebijakan lockdown pada akhir pekan, dibantah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Jakarta tidak merencanakan kebijakan lockdown akhir pekan, itu wacana yang berkembang di masyarakat dan media. Tapi kami tidak dalam posisi mempertimbangkan, apalagi menetapkan,” ujar Anies dalam pernyataan yang diunggah channel YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Baca Juga: Polri Pastikan Jakarta Lockdown 12-15 Februari 2021 Hoaks
Anies melanjutkan, Pemprov DKI saat ini masih melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sesuai dengan arahan pusat soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah Pusat.
Baca Juga: 5 Usulan Pengusaha Hotel soal Pembatasan Sosial
“Berita bahwa akan ada lockdown akhir pekan, itu tidak benar, saat ini kami masih terus menjalankan PSBB, seperti arahan Pusat soal PPKM, yang akan kembali diperpanjang, kita akan memastikan elemen di lapngan berjalan tertib,” ujar Anies.
Selain itu, Anies menilai, pembatasan kegiatan masyarakat harus dilakukan setiap waktu, tidak hanya di akhir pekan atau malam hari. “Karena virus enggak kenal waktu, terus menyebar lewat siapapun juga,” tegasnya.
(Sazili Mustofa)