Dipecat dari Demokrat, Darmizal Sebut SBY Kelola Partai Sesuai Selera Keluarga

Rakhmatulloh, Jurnalis
Senin 01 Maret 2021 11:24 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Mantan politikus senior Partai Demokrat HM Darmizal MS terus melakukan perlawanan terhadap partai yang telah memecat dirinya dan enam orang mantan petinggi PD lainnya.

Darmizal mengatakan, dengan pemecatan ini semakin meyakinkan persepsi publik bahwa partai yang sekarang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bermasalah dan sewenang-wenang.

Pemecatan ini juga membuka jalan bagi kelancaran Kongres Luar Biasa (KLB). "Pertama saya ucapkan Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un, segala sesuatu datangnya dari Allah dan pada akhirnya kembali pada Allah. Kedua, saya tidak bersedih apalagi berduka atas pemecatan ini," ungkap Darmizal kepada wartawan, Senin (1/3/2021)

"Ketiga, KLB bagi adalah satu kebanggaan yang luar biasa karna terkait dengan tujuan mulia yang dilandasi niat tulus dengan manfaat kebaikan, terutama dan yang paling penting adalah manfaat dapat menyelamatkan begitu banyak kader diseluruh tanah air dari perilaku dzolim, pimpinan partai, dan Ke empat, pemecatan ini, bagi kami menjadi tonggak sejarah yang paling monumental, semakin bergairah dan militan untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa, guna mengembalikan hak kader," tutur dia.

Baca Juga: Marzuki Alie Konsolidasi dengan 6 Eks Kader Lainnya Usai Dipecat Demokrat

Darmizal menganggap, tindakan pemecatan ini menunjukkan wajah Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai yang terkesan demokratis, tapi sebenarnya, anti kritik, tidak demokratis dan mengelola partai sesuai seleranya dan keluarga.

Darmizal mengatakan, dampak dari pemecatan ini juga semakin membuat perjuangan kader untuk memperbaiki partai itu semakin tebal dan kuat. Menurutnya, sejumlah kader akan memanfaatkan momentum ini untuk melawan arogansi yang terjadi selama ini

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya