JOHANNESBURG - Sebuah pelacak hewan buruan telah diganyang sampai mati oleh dua singa jantan muda di cagar alam di Afrika Selatan, kata polisi pada Senin (8/3/2021). Kedua singa tersebut dilaporkan telah dimatikan setelah insiden tersebut.
Malibongwe Mfila, (27 tahun), sedang melacak satwa liar pada Sabtu (6/3/2021) termasuk gajah dan singa untuk memberi nasihat kepada pemandu dalam merencanakan perjalanan perburuan. Dia dilaporkan memutuskan menghentikan kendaraannya dan melanjutkan pencariannya dengan berjalan kaki saat insiden itu terjadi.
BACA JUGA: Seekor Singa Besar Terekam Video Berkeliaran di Jalanan Benghazi, Libya
“Saat dia berjalan, dia tiba-tiba diserang dan dibunuh oleh dua singa," kata Brigadir Motlafela Mojapelo dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir AFP.
Seseorang yang juga mengemudi di dalam taman melihat dua singa ini sibuk melahap almarhum dan dia kemudian memberi tahu pengelola taman yang memberi tahu polisi, tambahnya.
Polisi mengatakan singa-singa yang ditemukan masih melahap tubuh korban dan keduanya langsung ditembak oleh petugas jagawana.
Mojapelo mengatakan, tindakan menembak mati kedua kucing besar itu sejalan dengan kebijakan konservasi.
BACA JUGA: Kesal Ditagih Gaji, Seorang Pria Lepaskan Singa ke Tukang Listrik
“Kalau singa bertingkah seperti itu, jelas akan mengulangi perbuatan yang sama,” ujarnya.
Dalam sebuah pernyataan, otoritas Taman Nasional Afrika Selatan, SANParks, mengonfirmasi bahwa kedua singa itu segera disuntik mati untuk otopsi.
Chief Executive Officer SANParks Fundisile Mketeni mengatakan insiden itu telah membuat staf "sangat terganggu ".
Insiden itu terjadi di dekat penginapan mewah Marabata, yang terletak di Taman Nasional Marakele di provinsi paling utara pegunungan Limpopo.
(Rahman Asmardika)