"Investor akan takut untuk berinvestasi di Indonesia. Demokrat yang memiliki kekuatan politik saja diperlakukan tidak adil oleh bagian elemen kekuasaan. Ini preseden buruk tentunya pada iklim investasi," ujar legislator asal Kalimantan Timur (Kaltim) itu.
Terlebih, dia menambahkan, Presiden Jokowi pernah berkomitmen untuk menegakkan demokrasi. Ini artinya juga menjaga agar partai-partai politik yang berada di luar pemerintahan, untuk tidak dilemahkan.
"Untuk membuktikan itu tidak ada jalan lain. Moeldoko harus out dari istana karena telah terlibat GPK PD (gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat)," tandas Irwan.
(Fakhrizal Fakhri )