Rumah Dp 0 Rupiah Tersangkut Korupsi, Wagub DKI Pastikan Program Terus Berjalan

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Rabu 10 Maret 2021 12:35 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) memastikan program Rumah DP 0 rupiah tetap berjalan. Meskipun Dirut PT Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan terjerat kasus korupsi.

"Kami pastikan tetap berjalan. Program yang ada di BUMD terlebih yang ada di Sarana Jaya tidak akan terganggu dan ada masalah," kata Ariza di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Baca juga:  Kesaksian Ketua RW soal Lahan Rumah DP 0 Rupiah Pondok Ranggon yang Dikorupsi

Ariza menambahkan, menurutnya kasus yang menimpa Yoory tetap akan dijadikan pembelajaran. Namun bukan berarti kegiatan yang sudah direncanakan akan terhenti.

"BUMD itu bukan cuma seorang, tapi ada beberapa orang direksi hingga manajer dan juga pengawasan oleh BP BUMD," tambahnya.

Baca juga:  Anggaran Rumah DP Nol Dipangkas Rp500 Miliar, Pemprov DKI Tetap Optimalkan

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, sejak Jumat pekan lalu, Yoory diperiksa KPK sudah ditetapkan tersangka masalah pembelian tanah DP nol.

"Pak Gubernur sudah mengambil keputusan dan mengeluarkan surat sejak Jumat dan saya sudah verbal juga menonaktifkan beliau. Tapi kami menganut asas praduga tak bersalah ke yang bersangkutan untuk dpt menjelaskan dan klarifikasi sesuai fakta dan data. Kami berharap masalah segera selesai dan bisa dipertanggungjawabkan semua pihak yang terlibat," terangnya.

Ia akan menunggu proses hukum terhadap Yoory. Ariza meminta masyarakat bersabar menunggu proses hukum yang tengah berjalan.

"Kami menghormati dan menjunjung tinggi keadilan yang menjadi tugas KPK. Kami berikan kesempatan seluas-luasnya untuk melakukan penyelidikan dan seluruh rangkaian pemeriksaan atas kasus di sarana Jaya. Masyarakat bersabar menunggu hasil dari KPK, kami menunggu konferensi pers atau lain-lain dari KPK," tutupnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya