Soal Vaksin Nusantara, Epidemiolog: Tak Boleh Diintervensi, Harus Berdasar Prosedur Ilmiah

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Minggu 14 Maret 2021 21:54 WIB
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Share :

Selain tidak visible, manfaat kesehatan masyarakat dari penggunaan vaksin tersebut belum tentu ada. "Ini Namanya tidak efisien dan efektif," ungkapnya.

Dia menjelaskan, penggunaan vaksin seperti Sinovac, Astrazeneca butuh resources besar, sumber daya manusia, atensi dan lainnya. "Nah jangan dihabiskan oleh satu potensi vaksin (nusantara) ini yang tidak visible," kata Dicky.

Dicky lantas menyinggung vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman. Pengembangan vaksin Merah Putih, kata dia, jelas pertanggungjawaban ilmiahnya. "Ada potensi manfaatnya dan basis ilmiahnya jelas. Bahkan secara public health juga besar. Itu yang harus diarahkan," jelasnya.

Menurut Dicky, pengembangan Vaksin Nusantara tidak bisa dipaksakan. "Tidak boleh ada intervensi politik, karena kontraproduktif dengan vaksinasi yang ada," tuturnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya