Kata Budiar, para petani juga memiliki alternatif dalam penggunaan pupuk. Pupuk tidak bersubsidi juga banyak diminati oleh para petani. Tak hanya itu saja, menurutnya, tindakan rasional petani dalam memilih pupuk non subsidi sah-sah saja. Pasalnya, pupuk bersubsidi tidak selamanya akan diberikan.
"Subsidi tidak akan selamanya didapatkan. Para petani bisa menggunakan pupuk non subsidi atau pupuk organik," ucapnya.
Menyikapi dinamika tersebut, Budiar menerangkan petani harus siap beradaptasi di segala kondisi.
"Para petani harus siap jika sewaktu-waktu, subsidi ini dihapus. Selain pupuk, petani di Kabupaten Malang juga mendapat bantuan lain seperti bibit," katanya.
CM
(Yaomi Suhayatmi)