Diterangkannya bahwa sisi mistis keris dapat dilihat dari warangkanya. Keris biasanya membutuhkan warangka dari kayu tertentu. Kayu dimaksud dapat memberikan daya magis yg lebih besar jika digunakan sebagai warangka. Ada beberapa jenis kayu yang sering digunakan untuk warangkanya.
"Kayu cendana wangi, biasanya digunakan untuk tujuan agar keris senantiasa berbau wangi dan secara spritual dipercaya dapat menambah kekuatan gaib yang berada dalam keris. Sifat kayu tidak terlalu keras maupun rapuh sehingga dalam pembentukan menjadi warangka sangat mudah," ujarnya.
Baca Juga: Kisah Pakubuwono VI Ditembak Belanda dan Penyelamatan Permaisuri di Ndalem Kemasan
Dijelaskannya, kayu asem jawa, biasanya digunakan untuk membuat warangka manakala dalam kayu tersebut terdapat galih (teras) meskipun hanya sedikit. Dipercaya kekuatan dari teras ini mampu memberikan kekuatan baru bagi keris yang berada didalamnya. Tapi sifat kayu ini sangat keras jadi dalam pembentukannya membutuhkan waktu agak lama.
Kayu kebak, biasanya digunakan untuk dapat meredam kekuatan jahat yang berada dalam keris. "Kayu ini sangat ringan dan rapuh sehingga dalam pembentukannya sangat sulit," ucapnya.
(Arief Setyadi )