Wakil Ketua MUI Kritik Wacana Pemerintah Mengimpor Beras

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Minggu 21 Maret 2021 13:28 WIB
Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas, mengkritik kebijakan pemerintah yang berencana mengimpor beras dari Thailand. Menurut Anwar, kebijakan tersebut tidak sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah akan mengimpor beras sebanyak 1 sampai 1,5 juta ton, pada akhir Maret 2021.

"Mengapa dalam kasus beras ini kok yang terjadi seperti ini? Kenapa kok tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh presiden? Kalau alasannya kualitas produk beras kita tidak memenuhi standar yang ada lalu siapa yang akan membeli beras rakyat?," ungkap Anwar melalui keterangan resminya, Minggu (21/3/2021).

Baca Juga: Tolak Impor 1 Juta Ton Beras, Said Aqil: Kepentingan Kelompok Tertentu!

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah tersebut mengaku terkejut ketika adanya wacana impor beras. Sebab sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan bahwa pemerintah tidak akan melakukan importasi beras pada masa panen raya karena berpotensi menghancurkan harga beras petani.

Baca Juga: Harga Gabah Turun Bukan karena Rencana Impor Beras

"Apalagi, kalau kita kaitkan dan hubungkan dengan pernyataan presiden yang telah mengimbau seluruh warga masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri dan jangan membeli produk asing apalagi produk-produk tersebut sudah bisa disuply oleh anak-anak bangsa," bebernya.

Anwar menyatakan bahwa kebijakan impor beras akan menyengsarakan para petani beras. Ia meminta agar para menteri mematuhi instruksi Presiden Jokowi yang meminta untuk lebih menghargai dan cinta terhadap produk lokal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya