TRENGGALEK - Sucipto, warga Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek tiba-tiba mengamuk sekaligus menyerang keluarganya dengan sebilah sabit. Wardi, kakek Sucipto ditemukan tewas, dengan kepala dan leher penuh luka bacok. Sedangkan orang tua Sucipto, yakni Maryono dan Juminem yang juga sempat dibacok, selamat.
"Dalam peristiwa penganiayaan ini satu orang meninggal dunia," ujar Kasubag Humas Polres Trenggalek AKP Bambang Purwanto kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).
Insiden penganiayaan satu keluarga tersebut berlangsung di dalam rumah. Entah apa yang terjadi, Juminem, ibu Sucipto tiba tiba berlari keluar sembari histeris meminta tolong, karena dibacok anaknya.
Melihat itu, Maryono langsung bergegas mendatangi istrinya. "Suaminya (Maryono) berusaha melerai," kata Bambang. Situasi bukanya mereda. Sucipto malah semakin kalap. Maryono, yang notabene ayahnya juga diserang.
Maryono juga terluka bacok. Situasi di lingkungan tempat tinggal mereka, Selasa 23 Maret, sontak heboh.