“Kalau yang ISIS disini memang serampangan sekali merekrut orang. Dan kemudian menjadikan orang-orang yang baru direkrut itu menjadi tentara. Hanya dengan asumsi-asumsi bahwa mereka kekurangan tentara, mereka kekurangan orang,” kata dia.
Baca Juga : Deretan Aksi Teroris Serang Polisi, dari Bom Bunuh Diri Solo hingga Penyerangan Mabes
Chaidar mengatakan kelompok JAD terkenal dengan aliran yang aneh yakni suka mengkafir-kafirkan orang, termasuk Islam. “(JAD) ini memang aliran yang agak aneh ya. Karena aliran Wahabi takfiri ini adalah yang menghalalkan segala cara dan suka mengkafirkan segala orang, termasuk juga orang Islam ya,” papar Chaidar.
“Jadi head tread feeling mereka itu besar sekali terhadap orang-orang non muslim. Dan juga terhadap orang Islam. Makanya mereka mengidap apa yang disebut sebagai krysto phobia. Maka mereka kalau tidak menyerang Polisi sebagai thogut, mereka akan menyerang gereja-gereja sebagai ekspresi krysto phobia mereka,” paparnya.
(Angkasa Yudhistira)