Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Dance Yulian Flassy mewakili Gubernur Papua menyampaikan, bahwa perayaan Paskah 2021 ini mengambil tema "Memancarkan Kasih dan Damai dari Papua untuk Indonesia".
Melalui tema ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mengedepankan persatuan melalui cara-cara yang damai. Khususnya, di saat-saat seperti sekarang ini dimana masih kerap terjadinya perbedaan cara pandang antar sesama umat manusia yang dapat memicu kekerasan.
“Melalui momentum Paskah ini diharapkan ada refleksi besar, damai dari Ufuk Timur, pesan kemanusiaan, pesan kebangsaan, pesan kemanusiaan, moderasi beragama oleh para pemimpin kita atas situasi dan kondisi serta pergumulan yang tengah kita hadapi,” ungkap Dance.
Sejalan dengan Dance, Ketua Umum Perayaan Paskah 2021 Nikolaus Kondomo, juga menyampaikan harapannya agar perayaan Paskah lintas agama tahun 2021 ini dapat menjadi sebuah gerakan bersama dalam rangka mewujudkan kehidupan yang aman, damai dan sejahtera di Indonesia, khususnya di Papua.
"Kami mengajak seluruh masyarakat di Papua menolak berbagai terorisme, radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan nilai-nilai kebhinekaan kita,” tandasnya.
Hadir pada Perayaan Paskah Lintas Umat Beragama 2021 diantaranya para Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua dan para pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Papua.
(Khafid Mardiyansyah)