Diduga Gelar Pengajian Radikalisme, Pelni Copot Pejabatnya

Mohamad Yan Yusuf, Jurnalis
Jum'at 09 April 2021 12:40 WIB
PT Pelni (Foto: Pelni.co.id)
Share :

Terhadap sikap PT Pelni ini. Dede menjelaskan bahwa hal itu menjadi pelajaran bagi BUMN. Ia menegaskan agar tak segan mencopot pegawainya yang terpapar radikalisme.

“Ini pelajaran sekaligus WARNING kpd seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS,” tutupnya.

 (Baca juga: Cegah Kebakaran, Gubernur Anies: Cabut Kabel saat Selesai Pakai Peralatan Listrik)

Hingga kini cuitan Dede dalam dua kali posting itu viral di media sosial twitter. Puluhan ribu orang tercatat mengomentari kedua postingan ini. Dede sendiri diketahui baru menjabat Komisaris Indpendent PT Pelni sjak Desember 2020 lalu. Sebelum menjabat Dede diketahui merupakan pegiat medsos yang membantu Jokowi menang di Pilpres 2014 dan 2019.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya