Diduga Gelar Pengajian Radikalisme, Pelni Copot Pejabatnya

Mohamad Yan Yusuf, Jurnalis
Jum'at 09 April 2021 12:40 WIB
PT Pelni (Foto: Pelni.co.id)
Share :

JAKARTA - PT Pelni resmi mencopot pejabatnya, Kamis (8/4/2021) kemarin. Para pejabat itu diduga kuat menggelar kajian ramadan yang tak berijin dari direksi serta diduga terlibat radikalisme.

Hal itu diungkapkan Komisaris Independent, Dede Budhyarto melalui akun twitternya, @kangdede78, kemarin. Dalam cuitannya ia mengungkapkan temuan ini didapat melalui flyer yang tersebar di jejaring pegawai PT Pelni.

“Sehubungan flyer info penceramah dlm kegiatan Ramadhan di lingkungan PT @pelni162 dr Badan Dakwah Pelni yg sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada ijin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tsb DIBATALKAN,” kata Dede dalam cuitannya.

Dalam flyer yang tersebar, diketahui nantinya akan ada ceramah setiap kamis di waktu ramadan secara daring. Beberapa Ustad Firanda Andirja, Ustad Rizal Yuliar, Ustad Syafiq Riza Basalamah nantinya akan mengisi ceramah pada Siang dan disiarkan di akun medsos resmi PT Pelni.

 (Baca juga: Kurang Setengah Jam, 10.000 Liter Air Terserap di Sumur Resapan Ibu Kota)

Selain membatalkan kegiatan, Dede mengungkapkan PT. Pelni juga memecat pejabatnya. Tak rinci pejabat yang dimaksud dan apa jabatannya.

“Selain itu pejabat yg terkait dgn kepanitiaan acara tsb telah DICOPOT,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya