Pertemuan Nadiem Makarim dengan PBNU Bahas Kamus Sejarah Indonesia

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Kamis 22 April 2021 17:14 WIB
Nadiem Makarim bertemu PBNU (Foto:Komaruddin Bagja)
Share :

JAKARTA - Sekjen PBNU KH Helmy Faishal Zaini menerangkan isi pertemuan tertutup antara Mendikbud Nadiem Makarim, Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, Yeni Wahid dan beberapa pengurus NU.

Adapun agenda pertemuan ini tentang hilangnya nama KH Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah Indonesia Jilid I.

"Tadi sudah langsung bertemu dengan Ketum NU KH Said Aqil Siradj, tadi juga diterima oleh beberapa pengurus PB, beliau menyampaikan tabayyun klarifikasi terkait dengan beredarnya kamus sejarah Indonesia yang ternyata tadi pak menteri sudah menyampaikan bahwa ini adalah program 2017," kata Helmy di kantor PBNU, Kamis (22/4/2021).

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan kritik, saran, dan masukan kepada Nadiem Makarim. Helmy menerangkan bahwa sejarah pendidikan Indonesia tidak lepas dari peran NU.

"Sejarah pendidikan Indonesia itu tidak lepas dari peran besar Kiai NU dalam konteks membangun sekaligus merintis berdirinya NKRI," tegasnya.

Baca juga: Hasyim Asy'ari Tak Masuk dalam Buku Sejarah, Nadiem Diminta Tegur Dirjen Kebudayaan Kemendikbud

Ia menambahkan, pada 1914 itu KH Hasyim Asyari telah melandasi umat Islam Indonesia dengan tidak membenturkan antara agama dengan negara. "Agama dengan negara ini bisa beriringan sejalan tanpa harus dipertentangkan," ungkapnya.

Menurut dia, ada beberapa kesepakatan yang dibuat antar PBNU dan Kemendikbud. Selain itu, PBNU juga menyampaikan dokumen-dokumen resmi dari ensiklopedia NU.

Baca juga: Sejumlah Tokoh Tak Masuk Kamus Sejarah Indonesia, DPR Akan Panggil Nadiem

"Keputusan intinya adalah pak menteri akan menyusun tim baru ini dan melakukan revisi total telah menugasi Arifin Junaedi untuk menjadi salah satu tim perumus untuk menyampaikan masukan agar sejarah ini bisa diluruskan," tukasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya