SEOUL - Korea Utara pada Minggu (2/5/2021) menuding Amerika Serikat (AS) melakukan diplomasi “palsu” dan menolak rencana perundingan dengan Washington. Hal itu disampaikan sehari setelah pemerintahan Biden mengatakan terbuka untuk melakukan perundingan diplomatik mengenai denuklirisasi.
“Diplomasi merupakan "papan tanda palsu" bagi AS untuk "menutupi aksinya yang bermusuhan," kata kementerian luar negeri Korea Utara dalam pernyataan yang dilaporkan kantor berita KCNA.
BACA JUGA: Pidato Pertama di Kongres, Biden Peringatkan China, Bahas Rusia dan Korea Utara
Kementerian itu juga memperingatkan Presiden Joe Biden bahwa dia membuat "kesalahan besar" dengan pendekatan yang "ketinggalan" terhadap Korea Utara.
Dalam pernyataan terpisah yang juga dilaporkan KCNA, kementerian luar negeri menuduh Biden menghina Kim Jong-Un. Ditambahkannya: "Kami telah cukup memperingatkan AS untuk memahami bahwa mereka akan rugi apabila memprovokasi kami."