2 Hari Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Kereta di Surabaya Turun Drastis

Antara, Jurnalis
Jum'at 07 Mei 2021 18:32 WIB
Penumpang KA Daop 8 Surabaya. (Foto: Dok Daop 8 Surabaya via Antara)
Share :

SURABAYA - Larangan mudik 6-17 Mei 2021 berdampak pada sepinya penumpang kereta api (KA) di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Total penumpang Kamis tanggal 6 Mei 2021 tercatat hanya 289 penumpang, sedangkan pada Jumat (7/5/2021) hanya 278 orang. 

Hal itu diungkap oleh Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif. Dia menyebutkan, jumlah tersebut berbeda jauh jika dibandingkan dengan hari biasa sebelum adanya larangan mudik. Jumlah penumpang mencapai sekitar 2.500 hingga 3.000 orang setiap harinya.

Baca juga: Mudik Dilarang, Pembuatan SIKM di Jakarta Utara Sepi Peminat

"Jumlah penumpang itu kami catat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya, seperti Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Surabaya Kota/Semut, Wonokromo, Mojokerto, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Malang, Malang Kotalama, Sidoarjo, Kepanjen, Lawang, Wlingi dan Bangil," ujarnya di Surabaya, Jumat.

Luqman melanjutkan, turunnya jumlah penumpang juga karena pihak Daop 8 Surabaya mengurangi volume operasional KA. Dari biasanya menjalankan 20 KA setiap harinya, kini hanya 9 kereta api jarak jauh saat periode larangan mudik 6-17 Mei 2021. Itu pun hanya untuk perjalanan mendesak.

Baca juga: Minta Warga Patuhi Larangan Mudik, Ganjar: Kalau Mau Lamaran, Mbok Ntar Saja

"Kami mengurangi operasional KA itu bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran, namun untuk perjalanan mendesak, dan kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang," ujar Luqman. 

Sembilan kereta jarak jauh yang tetap beroperasi masing-masing KA Argo Bromo Anggrek, Argo Wilis, Gajayana, Bima, Maharani, Sri Tanjung, Tawang Alun, Probowangi dan Pasundan Lebaran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya