Menurut Daryatin, dirinya dan tetangga lainnya baru mengatahui adanya kejadian ini setelah ibu dan korban keluar menangis minta tolong. Bahkan, dia dan tetangga lainnya pun tidak mendengar sama sekali suara-suara yang mencurigakan.
Hingga kini, sejumlah warga masih berkumpul dan membersihkan pohon-pohon di belakang rumah korban yang diduga menjadi lokasi pelarian pelaku. Bahkan, dari penciuman anjing pelacak yang diterjunkan petugas ke lokasi, besar kemungkinan pelaku melarikan diri ke pinggir jalan Tol Jorr yang berada persis di belakang rumah korban.
Sebelumnya diketahui, seorang pelajar di bawah umur berinisial AS (15) menjadi korban perampokan dan pemerkosaan saat bermain Tiktok di ruang tengah rumahnya di Bintara 1. Pelaku mengambil uang dan dua handphone serta memperkosa korban.
Korban tidak sempat melihat pelaku karena diancam akan dibunuh oleh pelaku. Kini, kasusnya masih dalam penyelidikan petugas gabungan dari Polsek Bekasi Kota dan Polres Metro Bekasi Kota serta Polda Metro Jaya.
(Arief Setyadi )