"Jadi atau tidak jadinya berangkat haji tentunya akan berdampak. Kalau nanti pemerintah memutuskan untuk berangkat dampaknya adalah protokol lebih ketat, biaya cost tinggi, karantina cukup lama. Kalau tidak berangkat antrean semakin panjang, usia jamaah semakin tua, sosialisasi harus kita masifkan untuk bagaimana semua jamaah, bisa memahami apapun yang diputuskan," ujar Khoirizi.
Baca juga: Pemkot Bekasi Siapkan Asrama Haji Tampung Pasien Covid-19
Sementara itu, Wibowo Prasetyo memastikan pemerintah telah siap melaksanakan ibadah haji tahun 2021.Terkait kuota hingga detik ini belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah Arab Saudi untuk seluruh dunia.
"Pemerintah siap untuk memberangkatkan haji, hari ini kita meninjau, sampai detik ini belum ada informasi tentang Penyelengaraan ibadah haji 2021. Mengacu kepada itu, kita perlu memperhitungkan space waktu apakah memungkinkan atau tidak memungkinkan," jelas Wibowo
(Qur'anul Hidayat)