Militer Jerman Atasi Masalah Kelebihan Miras di Afghanistan

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 08 Juni 2021 14:02 WIB
Foto: Reuters.
Share :

BERLIN - Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan pihaknya terpaksa menghadapi masalah tak terduga terkait pasukan mereka di Afghanistan, yaitu kelebihan bir.

Dalam jumpa pers di Berlin pada Senin (7/6/2021), Juru Bicara Kementerian Pertahanan Christina Routsi menjelaskan pasukan Jerman di Afghanistan, sebelumnya diizinkan mengonsumsi minuman beralkohol pada waktu-waktu tertentu dan dalam jumlah terbatas. Tentara diizinkan mengonsumsi dua kaleng bir atau minuman lain yang setara, per hari.

BACA JUGA: 7 Anak Ditemukan Terlantar, Kelaparan, Tanpa Busana, Kotor di Rumah yang Horor Tak Terurus

Namun, komandan angkatan bersenjata Jerman di Afghanistan, karena alasan tingginya tingkat ancaman musuh, telah melarang semua konsumsi minuman beralkohol. Routsi mengatakan ini menjadi masalah bagi militer Jerman, karena sejumlah besar persediaan minuman beralkohol bagi pasukan Jerman di Afghanistan.

Ia mengatakan berdasarkan perjanjian penempatan pasukan antara Jerman dan Afghanistan, impor minuman beralkohol ke negara itu dilarang, kecuali untuk Camp Marmal, pangkalan Jerman di Afghanistan. Minuman beralkohol tidak bisa dijual di Afghanistan karena pembatasan agama setempat, atau dihancurkan demi alasan lingkungan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya