Pemuda Injak Makam Belanda di Kebun Raya Bogor Minta Maaf, Mengaku Terbawa Euforia

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Selasa 08 Juni 2021 13:24 WIB
Pemuda viral injak makam belanda minta maaf. (Foto: Putra R)
Share :

BOGOR - Dua pemuda yang viral menginjak makam Belanda di Kebun Raya Bogor (KRB) akhirnya meminta maaf. Keduanya mendatangi pengelola KRB dan menandatangi surat pernyataan bermaterai.

Pantauan MNC Portal, dengan raut wajah penyesalan, dua pemuda bernama Heru (25) dan Aditya (23) itu datang ke KRB untuk menyampaikan permintaan maaf atas video viralnya. Mereka mengaku tidak mengetahui area itu merupakan makam Belanda.

Akan tetapi, Heru dan Aditya tetap mengakui bahwa tindakan mereka dengan menginjak makam adalah perbuatan salah. Terlebih, makam tersebut merupakan salah satu tempat bersejarah di KRB.

"Soal video viral yang kemarin kami naik di atas kuburan sebesar-besarnya saya minta maaf atas nama pribadi dan jangan sampai terulang kembali. Jadi pelajaran juga buat teman-teman sekalian kalau memang ke sini untuk lebih menghargai prasasti ini. Atas nama pribadi saya Heru meminta maaf atas tingkah saya kemarin semoga tidak terulang kembali oleh temen-temen," kata Heru, Selasa (8/6/2021).

Heru mengaku aksinya tidak disengaja karena hanya terbawa euforia bersama teman-temannya, ditambah baru pertama kali mengunjungi KRB.

Baca juga: Viral Wanita Cantik Ketiduran di Kasur Mal, Warganet: Bau-Bau Settingan

"Kronologinya si kayak wisatawan pada umumnya ya. Kadang niat foto-foto terbawa suasana untuk melihat lokasi ini. Awalnya kita tidak tahu bahwa ini makam, kita terbawa euforia aja ya. Jadi ya namanya manusia kadang ada khilafnya, spontanitas sih, mudah-mudahan pelajaran juga buat teman-teman sekalian jangan sampai terulang kayak gini," ucapnya.

Heru menambahkan, teman wanitanya yang merekam video tidak bisa hadir karena ada pekerjaan di luar kota. Namun, temannya itu juga menitipkan pesan meminta maaf kepada KRB dan masyarakat.

Baca juga: Viral Aksi Muda-Mudi Injak Makam Belanda di Kebun Raya Bogor

"Sebenarnya kita 3 orang, yang perekam tidak bisa hadir, ada kerjaan di luar kota, ada jadwal meeting juga. Nitip permintaan maafnya yang sebesar besarnya dari temenku juga. Jangan sampai terjadi lagi kayak gini, jangan terulang," tambah Heru.

Tak hanya meminta maaf secara langsung, keduanya juga menandatangi surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatannya di manapun..

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya