Selain itu ada juga ramuan dari getah pohon pisang benggala, kunyit lanang, lemak daging, garam lanang, minyak wijen. Bahan -bahan dicampur dengan air jeruk lalu diminum
Masih ada lagi, campuran daun Jakatuwa dan kajar angjrik, atau cuncung beluk, adas pulosari, temulawak dikeringkan, diseduh dengan air hangat atau panas. Bisa juga dengan campuran cabe dan lempuyang yang dikeringkan dan diseduh air panas.
Bisa juga jahe 3 ruas atau secukupnya, daun jeruk nipis 3-4 lembar, cengkih, arang sujen, arang kayu rami, batang lengkawang satu ruas jari, dipipis lembut, dicampur cuka dan garam (bisa direbus hingga air mendidih agar higienis), kemudian diminum.
Konon, sejak zaman raja-raja Hindu di Jawa, tanaman Purwaceng, juga untuk obat kuat. Tumbuhan ini hidup di dataran tinggi Dieng, Wonosobo.
Serat Centhini didokumentasikan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amengkunegara III, Pangeran Sunan Pakubuwono IV (1788—1820) merangkum 3.000 resep pengobatan tradisional berbagai macam penyakit seperti mag, sakit kulit, ginjal, hingga diabetes. (Dody)
(Khafid Mardiyansyah)