Dua Terduga Teroris di Tasikmalaya Berprofesi Sebagai Pegawai RS dan Pedagang

Asep Juhariyono, Jurnalis
Jum'at 18 Juni 2021 19:25 WIB
Share :

TASIKMALAYA - Tim Densus 88 Anti-teror Mabes Polri, berhasil mengamankan dua terduga teroria di dua lokasi yang berbeda, di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021).

Selain mengamankan dua terduga teroris, Densus 88 juga melakukan penggeledahan di kedua rumah kontrakannya, dan memgamankan sejumlah barang bukti.

Setelah berhasil mengamankan dua terduga teroris di dua lokasi yang berbeda, yakni BH dan DR, tim Densus 88 langsung melakukan penggeledahan rumah kontrakan keduanya.

Penggeledahan dilakukan secara bersamaan, oleh dua tim Densus 88 yang dibantu oleh jajaran Polres Tasikmalaya Kota.

Penggeledahan terduga teroris BH, dilakukan di rumah kontrakannya di Kampung Pangkalan 2, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, yang tinggal bersama istri dan seorang anaknya.

Menurut Ketua RT Kampung Pangkalan 2, Yeni Susana (42), terduga BH mengontrak di rumah kontrakan milik dirinya sudah hampir dua tahun. BH dikenal sebagai warga yang baik dan asli warga Kampung Pangkalan 2, sehari hari kerja disebuah rumah sakit swasta di Kota Tasikmalaya.

Saat penggeledahan Densus 88 mengamankan sebuah rompi milik terduga teroris, dan sejumlah kertas berisi foto copy buku, dan dokumen.

"Kaget dan tidak menyangka, karena dia tidak pernah kemana-mana dan tidak suka kumpul-kumpul di rumah kontrakannya," jelas Yeni.

Sementara itu di tempat berbeda, Densus 88 juga melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris DR, di Kampung Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Menurut Ketua RT Kampung Bojong Limus, Abdul Hamid, dirinya diminta untuk menyaksikan penggeledahan, di rumah kontrakan DR yang tinggal bersama istrinya, yang sudah satu tahun lebih ngontrak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya