TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah mengkaji rencana pemberian tabung oksigen di tiap lingkungan RW. Hal ini agar pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri bisa ditangani dengan maksimal. Selain itu, adanya tabung oksigen di lingkungan diharapkan bisa menyiasati kondisi fasilitas kesehatan yang sudah penuh.
"Ini ke depan kita lagi mengkaji pemberian tabung oksigen ke tiap-tiap RW. Jadi bisa sedini mungkin membantu warga jika ada yang saturasinya kurang, langsung ditangani," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Senin (28/6/2021).
Tabung oksigen yang akan diberikan berukuran 1 m³, beserta peralatan penunjang lainnya. Rencana ini akan dilakukan apabila terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19, sementara rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya sudah tidak mampu menerima pasien Covid-19.
"Karena memang kasusnya banyak sekali di lingkungan. Nantinya juga ada masyarakat yang menjadi Satgas yang harus dilatih kedaruratan," kata Arief.
Saat ini Pemkot Tangerang terus menambah kapasitas tempat tidur di rumah isolasi. Tak hanya itu, sebanyak 38 puskesmas di masing-masing kecamatan juga dijadikan ruang IGD yang digunakan pasien Covid-19. Dua gedung sekolah, yaitu SMPN 30 dan SMPN 23 juga telah disiapkan menjadi rumah isolasi.