"Kami semua veteran, termasuk saya sendiri, merasa nyaman mengetahui bahwa kami tidak akan dilupakan,” lanjutnya.
Humphreys mengatakan kepada CNN tim di lokasinya terdiri dari veteran AS - yang harus dikarantina setibanya di Inggris - veteran Inggris dan anggota masyarakat setempat.
"Orang-orang di daerah ini telah melindungi lokasi kecelakaan ini selama 77 tahun terakhir, jadi kami ingin mereka terlibat seperti yang mereka inginkan dalam operasi pemulihan,” jelasnya.
Beberapa orang ini memiliki pengalaman arkeologi, sebagian besar menerima pelatihan di lokasi.
Di antara mereka yang menawarkan dukungan adalah James Seller, petani yang memiliki lokasi kecelakaan. Ayahnya adalah seorang anak laki-laki pada saat itu dan menyaksikan peristiwa tragis itu -- dan kemudian memastikan situs tersebut dilestarikan selama beberapa dekade berikutnya.
Ada tugu peringatan bagi para penerbang di pinggir lapangan, dengan dua bendera AS.
Humphreys menjelaskantanah di lokasi sedang dipindahkan oleh penggali dan diendapkan dengan hati-hati di atas terpal untuk diperiksa. Tim kemudian dengan susah payah menyaring bumi dengan tangan untuk mencari apa pun dari kecelakaan itu.
“Menemukan barang-barang pribadi akan membantu tim menentukan sisa-sisa manusia,” ujarnya kepada agensi Inggris PA Media.
"Ini semua tentang membuat detail penggalian setepat mungkin sehingga kami bisa setepat yang kami butuhkan dalam hal dapat mengatakan dari mana temuan individu itu berasal dari tanah saat kami sedang mencari. untuk para penerbang itu," katanya.
Penggalian ini dilakukan sebagai bagian dari Operation Keeping Faith, kemitraan antara DPAA dan AVAR, yang menawarkan para veteran kesempatan untuk bekerja di situs arkeologi untuk mendapatkan keterampilan dan meningkatkan kesehatan mental.
(Susi Susanti)