"Setelah itu, gengster itu ngeliat ke kampung kita (Jalan Kebun Jeruk 5). Mereka langsung nyerang kita," kata Dian kepada wartawan, Senin (12/7).
Dian mengaku, geng motor itu datang dengan sekitar 50 sepeda motor. Semuanya membawa senjata tajam berupa celurit. Kendati demikian, lanjut dia, hanya tiga anggota geng motor yang menyerang warga secara langsung menggunakan celurit.
Warga yang merasa tak punya masalah dengan geng motor itu, sempat melawan. Tapi perlawanan berakhir cepat karena tiga anggota geng motor itu menyerang dengan membabi buta. Akibatnya, dua warga mendapat luka serius.
(Erha Aprili Ramadhoni)