Sudah PPKM tapi Kasus Covid-19 Terus Cetak Rekor Kenaikan, Ini Kata Kemenkes

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 14 Juli 2021 17:50 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Kasus Covid-19 hari ini mencapai rekor tertinggi selama pandemi yakni 54.517 dalam sehari. Padahal, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah dijalankan selama 12 hari.

“Sudah lebih dari seminggu kita melaksanakan PPKM Darurat ini, kita melihat angka konfirmasi positif yang telah dilaporkan mencapai angka rekor tertinggi,” kata Nadia Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers PPKM Darurat secara virtual, Rabu (14/7/2021).

Nadia pun mengatakan bahwa peningkatan kasus ini terjadi karena masih besarnya penularan Covid-19 di masyarakat. “Peningkatan kasus yang masih terjadi dikarenakan masih besarnya penularan yang terjadi di dalam masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Nadia mengatakan kenaikan kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini akibat adanya peningkatan testing dan perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan.

“Dan, kalau melihat kenaikan konfirmasi positif akhir-akhir ini adalah seiring dengan kenaikan jumlah testing dan adanya perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan,” ungkapnya.

“Dimana perlu sampaikan peningkatan angka kematian dan angka konfirmasi positif adalah dikarenakan adanya sistem verifikasi secara otomatis pada laboratorium pemeriksa yang menghilangkan proses verifikasi secara berjenjang. Sehingga pelaporan menjadi lebih transparan dan tepat waktu,” kata Nadia.

Nadia mengatakan meski kenaikan kasus Covid-19 masih terjadi, namun positivity rate cenderung stabil. “Walaupun terjadi kenaikan kasus kita melihat angka positivity rate kita cenderung stabil. Dikarenakan hal ini juga sejalan dengan upaya peningkatan testing dimana target harus kita capai adalah 324.000 orang yang dites perhari,” ucapnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya