JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini akan memperluas layanan dapur umum Kementerian Sosial (Kemensos) di empat dapur umum, yaitu di Balai Ciung Wanara Bogor, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta, Balai Mahatmiya Tabanan Bali, dan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Klaten.
Aktifasi dapur umum Kemensos sendiri tidak hanya menjadi dukungan terhadap masyarakat terdampak pandemi, tetapi juga bentuk kepedulian sosial di masa penerapan PPKM Darurat.
Kemudian hal ini guna memastikan kebutuhan permakanan bagi tenaga kesehatan, petugas penjaga penyekatan PPKM baik TNI, Polri, dan Satpol PP di sekitar DKI dan wilayah penyangga Ibukota DKI Jakarta, dan di wilayah tugas masing-masing UPT di atas. Dan juga semakin meningkatnya permintaan bantuan permakanan dari berbagai daerah.
Baca Juga: Dapur Umum Belum Siap, Risma Ngamuk Marahi Anak Buahnya di Bandung
Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat menyampaikan setidaknya sudah ada tiga dapur umum yang menyajikan makanan siap saji dan telur matang, yakni TMPNU Kalibata, dapur umum di Surabaya, dan Balai Wyata Guna Bandung. Sementara dapur umum di Balai Prof. DR. Soeharso Surakarta, di BBPPKS Yogyakarta, di Balai Ciung Wanara Bogor, dan di Dinsos Kab. Klaten masih menyalurkan telur matang.
“Sekarang Ibu menginstruksikan agar dilakukan perluasan layanan dan juga sudah mengarahkan provinsi-provinsi lain yang juga mempunyai balai untuk mempersiapkan diri. Tapi ini sudah tentu tergantung asesmen nanti. Apakah daerah itu sudah sangat membutuhkan sekali untuk menyiapkan makanan siap saji tersebut,”ucap Harry seperti yang dikutip dalam laman resmi Kemensos, Jumat,(16/07/2021).
Disamping itu, guna meningkatkan daya beli masyarakat selama PPKM Darurat. Kemensos turut menyalurkan bantuan sosial (bansos) dengan meningkatkan layanan untuk tiga jenis bansos, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Kemensos juga menyalurkan beras 10 kg untuk KPM PKH dan KPM BST,yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak pandemi.
(Sazili Mustofa)