Percakapan Lengkap Jokowi, Apoteker dan Menkes soal Obat Terapi Covid-19 Kosong

Antara, Jurnalis
Sabtu 24 Juli 2021 01:25 WIB
Presiden Jokowi cek obat terapi Covid-19 ke apotek (Foto: Antara)
Share :

Presiden Jokowi kemudian menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dari mobil yang ditumpanginya.

Presiden: Halo Pak Menteri, Pak saya cek ke apotek di Bogor, saya cari obat antivirus Oseltamivir enggak ada, cari lagi obat antivirus yang Favipiravir juga enggak ada kosong. Saya cari yang antibiotik Acetromicin juga enggak ada

Menkes: Baik kami cek ya

Presiden: Stok enggak ada sudah seminggu lebih. Terus vitamin D3 yang 5000 juga enggak ada

Menkes: Apa tadi Pak?

Presiden: Vitamin D3 yang 5000 IU. Ini saya yang dapat hanya multivitamin yang mengandung zinc, hanya itu. Suplemen juga ini D3-nya tapi yang 1000, hanya dapat yang ini saja. Kemudian yang suplemen yang kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain obat antivirus, antibioktik enggak ada semuanya

Menkes: Di kota Bogor ya Pak?

Presiden: Iya, iya

Menkes: Mohon maaf ya Pak

Presiden: Ini apoteknya Villa Duta

Menkes: OK Villa Duta, karena saya ada catatan Pak Presiden. Kita kan sudah ada yang online. Saya barusan cek ya Pak misalnya untuk Favipiravir di Apotek Kimia Farma Tajur baru ada 4.900, apotek Kimia Farma Juanda 30 ada 4.300, Kimia Farma di Semplak Bogor ada 4.200. Jadi nanti saya double check ya. Nanti saya kirim ke ajudan Pak, itu ada data online yang ada di rumah sakit, nanti bisa dilihat by kota segala macam untuk apoteknya Kimia Farma, Century, Guardian, K24

Presiden: Di situ ada semuanya?

Menkes: Ada online, bisa dibaca oleh semua rakyat Pak

Presiden: Oke saya ke sana saja. Saya beli itu coba, ada enggak

Menkes: Ah boleh Pak silakan, nanti saya kirim ya Pak

Presiden: Oke, oke Pak Menkes terima kasih

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya