JAKARTA - Alaska, Amerika Serikat (AS) diguncang gempa bumi dengan Magnitudo 8,1 pada Kamis pukul 13.15 WIB. Di Alaska sendiri, sirine perintah evakuasi sempat dibunyikan karena ada potensi tsunami.
Koordinator Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi di wilayah Alaska pada hari ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di zona megathrust Alaskan-Aleutian.
Baca Juga: Gempa M8,1 di Alaska, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Subduksi Alaskan-Aleutian terkenal aktif secara seismik dengan laju pergerakan Lempeng Pasifik ke arah barat 57-61 mm per tahun. Sistem subduksi lempeng ini merupakan generator gempa kuat di wilayah Semenanjung Alaska, yang sudah beberapa kali memicu gempa dahsyat dan tsunami.
Gempa besar pemicu tsunami yang terjadi di wilayah Alaska dan bersumber dari zona subduksi Aleutian di antaranya terjadi pada 1938 (Magnitudo 8,3), tahun 1946 (Magnitudo 8,1), tahun 1956 (Magnitudo 8,6), tahun 1965 (Magnitudo 8,7), tahun 1964 (Magnitudo 9,2), dan tahun 1986 (Magnitudo 8,0).