Kejar Target Herd Immunity, Ridwan Kamil Minta Pusat Percepat Distribusi Vaksin

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Jum'at 30 Juli 2021 02:31 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Agung Bakti Sarasa)
Share :

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyoroti perluasan dan percepatan distribusi vaksin Covid-19 untuk mengejar target kekebalan kelompok atau herd immunity di Jabar akhir 2021.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mendesak pemerintah pusat mempercepat distribusi vaksin agar target herd immunity di Jabar dapat tercapai.

Menurut Kang Emil, hingga saat ini, Jabar baru menerima 10,4 juta dosis vaksin dan sebagian besarnya sudah didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota.

"Dari pusat sekitar 10,4 juta vaksin dan dari total itu yang sudah dihabiskan sekitar 82 persen, sisanya masih berproses," ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/7/2021).

Kang Emil menjelaskan, pihaknya membutuhkan percepatan distribusi vaksin untuk mendukung upaya peningkatan kapasitas vaksinasi dari 100.000-an suntikan per hari menjadi 400.000-an suntikan per hari.

"Kita sudah mau menaikkan dari kapasitas 100.000-an suntikan (per hari) ke 400.000-an suntikan (per hari)," ujarnya.

Oleh karenanya, Kang Emil berharap, pemerintah pusat menambah jatah vaksin Covid-19 bagi Jabar pada Agustus 2021.

Kang Emil meyakinkan, jika kapasitas vaksinasi tercapai 400.000-an suntikan per hari, target herd immunity di Jabar pada akhir 2021 bakal terwujud.

"Namun, jika tidak terealisasi dan kecepatan vaksinasi masih seperti saat ini, beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat bisa menuntaskan target vaksinasi melewati tahun 2022, bahkan melewati tahun 2023," katanya.

Kang Emil juga mengatakan, guna mendukung peningkatan kapasitas vaksinasi, pihaknya akan memaksimalkan puskesmas di Jabar yang jumlahnya mencapai sekitar 1.100 puskesmas, termasuk mengoptimalkan sekolah hingga mobil vaksin sebagai pusat-pusat vaksinasi.

Baca Juga : Ridwan Kamil Sebut BOR di RS Turun Jadi 60,17% dan Pusat Isolasi 33,5%

"Sehingga, seharusnya bulan Agustus sudah ada akselerasi kenaikan persentase vaksin," harapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya